Ditatapnya layar kaca di depannya. Dibacanya berita demi berita yang ada. Ia tak sedang membaca berita tentang negerinya, Indonesia. Hanyalah wajah-wajah berdarah warga palestina yang memenuhi layar komputernya.
Terlihat tajam tatapan kedua matanya. Merah matanya menunjukkan kemurkaannya. Dan terdengarlah umpatan demi umpatan yang keluar dari mulutnya, "Terlaknatlah Israel, terkutuklah Amerika."
Terlihat tajam tatapan kedua matanya. Merah matanya menunjukkan kemurkaannya. Dan terdengarlah umpatan demi umpatan yang keluar dari mulutnya, "Terlaknatlah Israel, terkutuklah Amerika."



