Apakah Anda termasuk orang yang ingin punya banyak teman di facebook? Apakah Anda ingin akun facebook Anda di-add ratusan bahkan ribuan orang? Berikut tips mendapatkan ribuan teman di facebook. Mungkin akan terlihat berbeda daripada tips-tips lainnya. Tentu saja karena ini murni dari pengalaman saya sendiri. Langsung saja, cekidot.
My Business
Di usianya yang baru menginjak 19 tahun, Pemuda Bakar Kapal telah merasakan asam garam dunia bisnis selama 3 tahun. Sekitar 10 macam bisnis pernah ia geluti. Di tahun 2013 ini, ia memiliki bisnis baru bernama Makkres.
My Lyrics
Sejak usia 10 tahun (2004), Pemuda Bakar Kapal gemar menulis lirik lagu. Lagu-lagunya lebih condong bergenre japanese. Hingga tahun 2013, sudah 40 lagu yang pernah ia buat.
Bedah Film
Bagi Pemuda Bakar Kapal, sebuah film yang berkualitas adalah film yang mampu memberikan banyak hikmah dan pelajaran di dalamnya. Tak harus menampilkan wanita-wanita seksi, adegan esek-esek dan sebagainya agar tampak bagus.
Novel Pemuda Bakar Kapal
Comingsoon
The 25th Single of M.A.K.S
Intro :
Tetaplah mencintaiku
Tetaplah menyayangiku
Tetaplah dipelukanku
Tetaplah menjadi milikku
26 September 2012 silam, saya membuat sebuah kuis di fanspage Azku Distro Muslim. Soal-soal dari kuis tersebut saya ambil dari kisah 60 Sahabat Nabi yang saya postingkan setiap hari di fanspage Azku Distro Muslim sejak tanggal 20 September 2012. Hingga hari ini, saya masih postingkan kisah-kisah Sahabat Nabi (karena memang belum selesai, hehe).
Apa saja hadiahnya? Di kuis tersebut, saya menentukan hanya ada 5 orang yang menang untuk setiap kuisnya. Pemenang ditentukan dari siapa yang paling cepat, paling lengkap, dan paling benar menjawab 3 soal dari setiap kuis tersebut. Ada pun hadiahnya sebagai berikut:
Juara 1 : Dapat 1 pcs kaos Azku Distro Muslim secara gratis.
Juara 2 : Dapat diskon 50% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 3 : Dapat diskon 20% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 4 : Dapat diskon 10% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 5 : Dapat diskon 10% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 2 : Dapat diskon 50% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 3 : Dapat diskon 20% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 4 : Dapat diskon 10% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Juara 5 : Dapat diskon 10% tuk pembelian 1 pcs kaos Azku Distro Muslim.
Catatan: Ongkos kirim ditanggung oleh pemenang!
Sebagian orang bertanya kepada saya, "Mengapa Anda berikan banyak hadiah untuk mereka?"
Ditatapnya layar kaca di depannya. Dibacanya berita demi berita yang ada. Ia tak sedang membaca berita tentang negerinya, Indonesia. Hanyalah wajah-wajah berdarah warga palestina yang memenuhi layar komputernya.
Terlihat tajam tatapan kedua matanya. Merah matanya menunjukkan kemurkaannya. Dan terdengarlah umpatan demi umpatan yang keluar dari mulutnya, "Terlaknatlah Israel, terkutuklah Amerika."
Terlihat tajam tatapan kedua matanya. Merah matanya menunjukkan kemurkaannya. Dan terdengarlah umpatan demi umpatan yang keluar dari mulutnya, "Terlaknatlah Israel, terkutuklah Amerika."
Sekian lama tak membuka facebook pertama saya, saya pun menyempatkan diri untuk membukanya. Saya lihat semua status saya, foto-foto saya dulu, dan terakhir adalah "Tentang Saya".
Saya pun berhenti sejenak tatkala menemukan sebuah Kutipan Favorit di facebook saya tersebut (bisa Anda lihat di sini). Tulisan yang pernah saya buat pada tanggal 28 Mei 2009 tersebut seperti ini:
Saya pun berhenti sejenak tatkala menemukan sebuah Kutipan Favorit di facebook saya tersebut (bisa Anda lihat di sini). Tulisan yang pernah saya buat pada tanggal 28 Mei 2009 tersebut seperti ini:
Banyak yang mengakui, jumlah wanita di dunia 4 kali
lebih banyak daripada jumlah pria. Dan sudah menjadi rahasia umum, mayoritas
wanita "muslimah" tak berhijab dengan syar'i. Bisa jadi,
inilah salah satu alasan Nabi Muhammad bersabda,
"...Dan saya melihat ke dalam neraka, saya lihat
mayoritas isinya adalah para wanita"
(S.R. Bukhari No. 1441)
"Pakaian itu gak penting. Yang penting itu
hatinya..."
Akhir pekan yang lalu, saya pernah menanyakan para Likers fanspage Azku Distro Muslim, "Apa yang menghalangi Anda untuk buka usaha?" Saya yakin, Anda pasti tahu, alasan apa yang mereka berikan? Ya, yaitu modal!
Tiba-tiba teringat dengan masa laluku sebelum nikah...
Dulu, tiap malam ku habiskan waktuku untuk begadang. Browsing internet, buka Facebook, buka Twitter, promosi bisnis, dan hanya ditemani oleh secangkir kopi dan sebungkus rokok herbal. Aku pun menjuluki diriku sendiri dengan sebutan Batman, yakni manusia yang tidur di siang hari, namun terjaga di malam hari layaknya seekor kelelawar.
Aku masih ingat betul, di malam hari aku selalu keluar ke teras depan di lantai 2 setiap jamnya. Sambil dengerin alunan musik dari J-Rocks, YUI, dan L'arc~En~Ciel. Ngelihatin pasangan yang berlalu lalang, melamun, dan tak lupa kembali menyeruput kopi dan menghisap batang rokok.
Saat itu aku hanya bisa bergumam dalam hati...
Aku masih ingat betul, di malam hari aku selalu keluar ke teras depan di lantai 2 setiap jamnya. Sambil dengerin alunan musik dari J-Rocks, YUI, dan L'arc~En~Ciel. Ngelihatin pasangan yang berlalu lalang, melamun, dan tak lupa kembali menyeruput kopi dan menghisap batang rokok.
Saat itu aku hanya bisa bergumam dalam hati...
Pacitan, 2 Juli 1994. Sebuah kota yang berada di sudut terbawah di peta Jawa Timur. Di sebelah barat berbatasan dengan Jawa Timur. Dan tepat di sebelah selatan kota tersebut, terdapat laut selatan yang terbentang luas di pinggiran selatan Kota Pacitan. Sebuah kota dengan penduduk mayoritas bermatapencaharian sebagai petani dan nelayan. Sebuah kota kecil yang menjadi saksi bisu atas lahirnya tokoh besar...
The 24th Single of M.A.K.S
Intro :
Sungguh beruntung... diriku ini
Bisa menikahi dirimu
Engkau anugrah Tuhan... yang terindah
Yang pernah ku dapatkan
The 23rd Single of M.A.K.S
Intro :
Betapa... senangnya... Sungguh bahagia hati ini
Bisa menikahi dirimu
Tak pernah... ku rasakan kebahagiaan ini
Di sepanjang hidupku
Intro :
Betapa... senangnya... Sungguh bahagia hati ini
Bisa menikahi dirimu
Tak pernah... ku rasakan kebahagiaan ini
Di sepanjang hidupku
The 22nd Single of M.A.K.S
Intro :
Terlalu banyak waktu yang telah berlalu
Hanya untuk mengingatmu
Dirimu yang pernah menemaniku
Kala bahagia maupun sedihku
Intro :
Terlalu banyak waktu yang telah berlalu
Hanya untuk mengingatmu
Dirimu yang pernah menemaniku
Kala bahagia maupun sedihku
Intro :
Pernah ada rasa cinta
Di hatiku untukmu
Rasa cinta yang seharusnya
Tak terjadi
The 20th Single of M.A.K.S
Intro :
Sejak bertemu denganmu
Aku pun langsung tahu
Engkaulah wanita
Yang selama ini aku dambakan
Intro :
Sejak bertemu denganmu
Aku pun langsung tahu
Engkaulah wanita
Yang selama ini aku dambakan
Hampir setiap hari, ada saja yang bertanya kepada saya, "Kenapa kok cepat-cepat ingin menikah?" "Masih sekolah kok sudah ingin menikah?" "Apa enaknya nikah muda?" Dan setiap kali itu juga, saya harus menjawabnya dengan jawaban yang sama. Apa saya harus mengganti tangan dan mulut saya dengan remot DVD ya, biar setiap kali ada pertanyaan yang sama, saya tinggal tekan tombol "Replay". Hehehe.
Hmm... Tak usah ba bi bu lagi. Saya kasih tau alasan saya, kenapa saya ingin menikah muda?!
Ini dia!
Terojing... Terojing... Terojing... Tererojing...
Jreng... Jreng... Jreng... Jreng...
Dini hari ini saya menyempatkan diri membuka catatan-catatan di FB saya. Dan saya mendapatkan catatan yang saya buat 19 September 2011 silam. Berikut isi catatan saya.
Suatu ketika saya sedang duduk di depan meja belajar saya yang cukup besar dan tinggi, saya sempat lupa menaruh bungkus rokok herbal saya (masih muda sudah pikunan, hehe). Saya pun mencarinya dengan bermalasan-malasan sambil duduk. Namun saya tak menemukannya juga.
Merasa sedikit frustasi, saya coba untuk bangkit dari tempat duduk yang membuat saya malas dan mencoba tuk mencarinya sambil berdiri. Dan ternyata saya menemukan bungkus rokok tersebut tepat berada di atas meja belajar saya!
Intro :
Tak bisa ku katakan
Apakah ini... adalah cinta
Ku tak mengetahui
Apa artinya... sebuah cinta
14 Agustus 2011 silam, saya mengikuti workshop internet marketing. Sebuah acara di mana cenderung diisi oleh orang-orang dewasa saja.
Tapi ada pemandang menarik di acara kali ini. Seorang anak bernama Hisyam, seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, turut serta mengikuti acara ini menemani ayahnya, Pak Budi Yanto!
Saat itu dia dan ayahnya duduk di sebelah saya. Sehingga saya tau apa saja yang dia lakukan selama acara tersebut.
Mungkin sebagian orang akan mengira di sana Hisyam hanya akan bermain saja layaknya anak semurannya. Ternyata tidak! Dia pun benar-benar mengikuti pelatihan tersebut dengan baik, layaknya peserta-peserta lainnya yang sudah dewasa (saya termasuk dewasa gak ya?! hehehe).
Dan yang membuat saya lebih takjub lagi, justru dialah yang turut membimbing ayahnya ketika dalam kesulitan (Nah lho?!). Seperti pepatah Jawa, "Kebo Nusu Gudhel" (Afwan, Pak Budi, bukan maksud saya ngatain antum Kebo, hehehe).
Tapi ada pemandang menarik di acara kali ini. Seorang anak bernama Hisyam, seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar, turut serta mengikuti acara ini menemani ayahnya, Pak Budi Yanto!
Saat itu dia dan ayahnya duduk di sebelah saya. Sehingga saya tau apa saja yang dia lakukan selama acara tersebut.
Mungkin sebagian orang akan mengira di sana Hisyam hanya akan bermain saja layaknya anak semurannya. Ternyata tidak! Dia pun benar-benar mengikuti pelatihan tersebut dengan baik, layaknya peserta-peserta lainnya yang sudah dewasa (saya termasuk dewasa gak ya?! hehehe).
Dan yang membuat saya lebih takjub lagi, justru dialah yang turut membimbing ayahnya ketika dalam kesulitan (Nah lho?!). Seperti pepatah Jawa, "Kebo Nusu Gudhel" (Afwan, Pak Budi, bukan maksud saya ngatain antum Kebo, hehehe).
| Workshop Internet Marketing 14 Agustus 2011 di Gedung Diklat PU Surabaya |
The 18th Single Of M.A.K.S
Intro :
*)
Ku langkahkan kedua kaki.. di sisi jalan
Setapak demi setapak
Ku menatap langit yang kelam.. tanpa bintang-bintang
Di sekitarnya
Intro :
*)
Ku langkahkan kedua kaki.. di sisi jalan
Setapak demi setapak
Ku menatap langit yang kelam.. tanpa bintang-bintang
Di sekitarnya
Alkisah, ada seorang wanita setengah baya 'miskin' (sekali lagi saya katakan, 'miskin') yang berjualan roti goreng di depan sebuah kampus ternama. Datanglah seorang pemuda dengan membawa motor Ninjanya (hemb... Kayaknya anak orang kaya nih) dan berniat untuk membeli roti goreng tersebut.
"Berapa harga per bungkusnya, bu?" Tanya si pemuda.
"Rp10.000, anak muda." Jawab si penjual.
"Wah... Mahal banget... Bisa kurang gak, bu? "Tanya si pemuda.
Mendengar hal itu, si penjual tersenyum seraya berkata, "Ambil saja, anak muda."
"Beneran nih, bu? Terima kasih ya." Ujar si pemuda sambil berlalu.
Dan semenjak saat itu, si pemuda tersebut lebih sering datang kepada si penjual roti tersebut. Tentu anda sekalian tahu apa tujuan kedatangannya, tentu saja mengharapkan dapat sebungkus roti goreng gratis.
Langganan:
Postingan (Atom)












